Cilacap – Ekstrakurikuler Life Skill mengadakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) untuk mengasah keterampilan otomotif sekaligus membangun generasi mandiri dan terampil. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada Jumat, 3 Oktober dan Sabtu, 4 Oktober 2026, yang diikuti oleh anggota Ektsrakurikuler Life Skill dari kelas XI dan X.
Tutor dan pemateri Diklat diisi oleh Bapak Kusoro yang merupakan owner bengkel dan kursus sepeda motor “Ikhtiar motor” di Adipala, Maos yang sudah bersertifikat.
Pada hari pertama para anggota dikenalkan dengan berbagai macam kunci supaya mereka menjadi tahu nama nama dari kunci untuk perbaikan mekanis. Pembina dari Ekstrakurikuler Life Skill Waryanto, S.Pd. menjelaskan bahwa para anggota harus tahu masing-masing fungsi dari berbagai kunci tersebut.
“Tidak mungkin mereka menggunakan kunci tanpa mengetahui nama dan fungsinya. Ya, setidaknya mereka tahu dulu berbagai macam alat-alat untuk servis.”
Setelah pengenalan berbagai macam kunci, materi akan dilanjutkan dengan alur servis ringan. Jadi akan diberikan penjelasan tentang teori dari servis ringan, setelah anggota mengetahui teorinya mereka akan melaksanakan praktek langsung dari servis ringan yang didampingi oleh teknisi dan anak otomotif kelas XI.
Untuk setiap kegiatan yang dilakukan, setiap prosedur tentu aman. Keselamatan anggota terjamin karena keselamatan jiwa dinomorsatukan dari yg lainya
Keterampilan teknis yg diajarkan juga seputar perawatan rutin kendaraan, seperti yang paling umum yaitu sepeda motor. Keterampilan ini meliputi pemeriksaan dan penggantian komponen seperti oli mesin, baut ban dan lainya. Tujuannya adalah menjaga performa kendaraan, mencegah kerusakan yang lebih serius, dan dilakukan secara berkala.
Untuk hari kedua, terdapat praktek langsung untuk menangani masalah masalah yang terdapat dalam sepeda motor seperti ketika sepeda motor macet dan lain lain. Dijelaskan dan dipraktekan juga proses penangananya seperti apa. Jadi untuk hari kedua besok rencananya full satu hari untuk bongkar pasang mesin pada sepeda motor.
Untuk anggota yang mengikuti Diklat setelah mendapat pengarahan, mereka akan terjun pada praktek langsung. Jadi, dari teknisi memebawakan alat dan sampel yang kemudian akan digunakan para anggota untuk melakukan praktek yang didampingi oleh teknisi.
Harapan dari pembina adalah anggota Ekstrakurikuler Life Skill ini bisa mandiri dan mengembangkan hal hal yang sudah dipelajari untuk masa depan anggota.
“Yah, semoga anak anak bisa mandiri, minimal mereka bisa servis ringan sendiri, syukur syukur bisa mengembangkan untuk bisnis kedepanya. Yang namanya kendaraan, makin tahun makin banyak jenis dan macam nya. Mungkin dengan keterampilan ini, diharapkan selain bisa mandiri, mereka bisa mengembangkan untuk bisnis atau untuk kesuksesan mereka.”
Karena adanya fasilitas madrasah dan semangat para anggota, diharapkan Ekstrakurikuler Life Skill dapat berjalan lancar dan membuahkan hasil yang lebih bermanfaat.
