Cilacap, 7 November 2025 – Suasana kreatif dan penuh semangat praktik mewarnai kegiatan Pelatihan Dasar dan Reorganisasi Ekstrakurikuler Kesenian MAN 1 Cilacap pada hari kedua ini, Sabtu, 7 November 2025. Berbeda dari kegiatan yang didominasi materi, fokus utama kali ini adalah penerapan langsung bakat dan minat siswa di berbagai bidang seni.
Kegiatan ini dibimbing langsung oleh para pelatih berpengalaman; Bambang Joko Sutrisno, S.Sn., sebagai pemateri Seni Tari, Jaenal Arifin, S.Pd., sebagai pemateri Seni Rupa, Panji sebagai pemateri Seni Musik, dan Sutaryo, S.E., sebagai pemateri Seni Vokal. Disini siswa diarahkan untuk langsung terjun ke ranah praktik di lokasi yang berbeda-beda sesuai jenis seni.
Alih-alih berlama-lama di ruang kelas, para peserta disebar ke beberapa titik untuk memaksimalkan praktik. Contohnya seni tari dan seni rupa. Siswa yang berminat dalam gerak dan visual memadati GOR Gelora Mansaca.
Pada bidang seni tari, para peserta diajak untuk berkreasi membuat dan menampilkan koreografi tarian yang dipadukan dengan unsur gerakan keseharian. Melalui bimbingan dari instruktur, siswa belajar mengolah gerak sederhana seperti berjalan, menulis, menyapu, bahkan kehidupan seorang nelayan menjadi rangkaian tarian yang indah dan bermakna. Kegiatan ini tidak hanya melatih kepekaan ritme dan ekspresi tubuh, tetapi juga menumbuhkan kreativitas serta keberanian untuk menampilkan ide-ide baru dalam bentuk seni tari modern yang tetap berakar pada budaya lokal.
Adapun pada bidang seni rupa, peserta berlatih membuat poster dan komik digital menggunakan aplikasi Ibis Paint. Dalam sesi ini, siswa diperkenalkan pada teknik menggambar digital, pewarnaan, serta penggunaan berbagai fitur aplikasi untuk menghasilkan karya yang menarik. Tema yang diangkat umumnya berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan pesan moral positif.
Sedangkan seni musik menciptakan suasana harmonis yang terdengar dari Ruang Tamu BK. Sesi ini menjadi pengenalan peran masing-masing instrumen dalam sebuah grup musik. Dalam prosesnya, siswa juga diajak untuk menulis lirik sederhana berdasarkan pengalaman sehari-hari, lalu mengolahnya menjadi syair yang padu dengan irama. Kegiatan ini melatih kemampuan imajinasi, kepekaan bahasa, serta pemahaman terhadap makna dan emosi yang ingin disampaikan melalui musik.
Sementara dalam seni vokal bakat tarik suara diasah di ruangan khusus, yaitu di Kelas X 11. Di bidang ini, para peserta fokus berlatih paduan suara. Mereka dibimbing untuk memahami teknik vokal dasar, pengaturan nada, serta kekompakan suara antar kelompok. Lagu-lagu yang dibawakan pun bervariasi, mulai dari lagu daerah hingga lagu bertema motivasi dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, siswa belajar pentingnya kerja sama, kedisiplinan, dan harmonisasi dalam sebuah tim.
Sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan, peserta dan panitia mengikuti sesi refleksi singkat yang dipimpin oleh pembimbing utama. Para peserta menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti diklat. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama para pemateri, sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan atas ilmu serta pengalaman berharga yang telah dibagikan. Melalui pendekatan berbasis praktik ini, diharapkan anggota ekstrakurikuler kesenian MAN 1 Cilacap yang baru dapat segera mengembangkan potensi mereka dan siap menjadi duta seni madrasah di berbagai ajang.
